Pemuda dan Sosialisasi
Pengertian Pemuda
Pemuda adalah individu dengan
karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun belum memiliki
pengendalian emosi yang stabil. Pemuda merupakan generasi penerus bangsa yang
masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat
melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung.
Pengertian Sosialisasi
Sosialisasi adalah beberapa individu yang
membaur atau berkomunikasi di dalam kehidupan bermasyarakat, dan mereka
beraktifitas saling membantu dan menolong karena ada visi dan misi tertentu
yang ingin mereka capai.
- Peran sosial mahasiswa dalam masyarakat
Peran
mahasiswa dalam masyarakat sangat penting. Tak bisa dipungkiri, mahasiswa
memberikan peran penting dalam pembangunan masyarakat. dalam beberapa aspek
kehidupan, salah satu di antaranya, pendidikan, mahasiswa mengambil andil yang
krusial dalam terwujudnya kondisi akademis yang dibawa ke wilayah
kemasyarakatan. Ini perlu, sebagai agent of change, mahasiswa menjadi pihak
perubahan, yang pada awalnya banyak yang tidak diketahui, banyak yang bernilai
kurang, mahasiswa memberi sesuatu yang bernilai lebih pada masyarakat.
Di antara yang bisa kita lihat,
peran mahasiswa, adalah berbaurnya mereka bersama masyarakat dalam proses
pembangunan. Para mahasiswa, sesuai jurusan mereka berupaya mengaplikasikan apa
yang telah mereka dapatkan di bangku kuliah. Sebagai contoh, ada mahasiswa yang
mengambil jurusan pendidikan Agama Islam, dapat kita bayangkan, bahwa mereka
bisa mengambil andil penting dalam aktifitas keagamaan, seperti sebagai imam
masjid atau khatib di hari Jumat.
- Peran pemuda dalam masyarakat
Masyarakat
membutuhkan peran sertapemuda untuk kemajuan bersama. Pemuda adalah tulang
punggung masyarakat. Generasi tua memilki keterbatasan untuk memajukan bangsa.
Generasi muda harus mengambil peranan yang menentukan dalam hal ini. Dengan
semangat menyala-nyala dan tekad yang membaja serta visi dan kemauan untuk
menerima perubahan yang dinamis pemuda menjadi motor bagi pembangunan
masyarakat.
Potensi-potensi
generasi muda
- Idealisme dan Daya Kritis: Secara sosiologis generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada, sehingga ia dapat melihat kekurangan dalam tatanan dan secara wajar mampu mencari gagasan baru. yang
- Dinamika dan Kreativitas: Adanya idealisme pada generasi muda, menyebabkan mereka memiliki potensi kedinamisan dan kreativitas, yakni kemampaun dan kesediaan untuk mengadakan perubahan, pembaharuan,
- Keberanian Mengambil Resiko: Perubahan dan pembaharuan termasuk pembangunan, mengandung resiko dapat meleset, terhambat atau gagal. Namun, mengambil resiko itu diperlukan jika ingin memperoleh kemajuan.
- Optimis dan Kegairahan Semangat: Kegagalan tidak menyebabkan generasi muda patah semangat. Optimisme dan kegairahan semangat yang dimiliki generasi muda merupakan daya pendorong untuk mencoba lebih maju lagi.
- Sikap Kemandirian dan Disiplin: Murni Generasi muda memiliki keinginan untuk selalu mandiri dalam sikap dan tindakannya.
- Terdidik: Walaupun dengan memperhitungkan faktor putus sekolah, secara menyeluruh baik dalam arti kualitatif maupun dalam arti kuantitatif.
- Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan: Keanekaragaman generasi muda merupakan cermin dari keanekaragaman masyarakat kita. Keanekaragaman tersebut dapat menjadi hambatan jika dihayati secara sempit dan eksklusif.
- Patriotisme dan Nasionalisme: Pemupukan rasa kebanggaan, kecintaan, dan turut serta memiliki bangsa dan negara dikalangan generasi muda perlu digalakkan karena pada gilirannya akan mempertebal semangat pengabdian dan kesiapan mereka untuk membela dan mempertahankan NKRI.
- Kemampuan Penguasaan Ilmu dan Teknologi: Generasi muda dapat berperan secara berdaya guna dalam rangka pengembangan ilmu dan teknologi bila secara fungsional dapat dikembangkan sebagai Transformator dan Dinamisator.
·
Masalah generasi muda
·
Studi Kasus: Banyak mahasiswa yang protes atas
kebiajakan pemerintah yang bertentangan dengan pendapat masyarakat.
·
Mahasiswa adalah kelompok masyarakat yang sedang
menekuni bidang ilmu tertentu dalam lembaga pendidikan formal. Kelompok ini
sering juga disebut sebagai “Golongan intelektual muda†yang penuh bakat
dan potensi. Posisi yang demikian ini sudah barang tentu bersifat sementara
karena kelak di kemudian hari mereka tidak lagi mahasiswa dan mereka justru
menjadi pelaku-pelaku intim dalam kehidupan suatu negara atau masyarakat.
·
Peran mahasiswa sejauh ini senantiasa diwarnai
oleh situasi politik yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Mereka
biasanya memerankan diri sebagai “Oposan†yang kritis sekaligus konstruktif
terhadap ketimpangan sosial dan kebijakan politik, ekonomi. Mereka sangat tidak
toleran dengan penyimpangan apapun bentuknya dan nurani mereka yang masih
relatif bersih dengan sangat mudah tersentuh sesuatu yang seharusnya tidak
terjadi namun ternyata itu terjadi atau dilakukan oleh oknum atau kelompok
tertentu dalam masyarakat dan pemerintah.
·
Mahasiswa sebagai calon pemimpin dan Pembina
pada masa depan ditantang untuk memperlihatkan kemampuan untuk memerankan peran
itu. Jika gagal akan berdampak negatif pada masyarakat yang di pimpinnya;
demikian pula sebaliknya. Dalam perubahan sosial yang dasyat saat ini,
mahasiswa sering dihadapkan pada kenyataan yang membingungkan dan dilematis.
Suatu pilihan yang teramat sulit harus ditentukan, apakah ia terjun dalam arus
perubahan sekaligus mencoba mengarahkan dan mengendalikan arah perubahan itu;
ataukah sekedar menjadi pengamat dan penonton dari perubahan atau mungkin
justru menjdi korban obyek sasaran dari perubahan yang dikendalikan oleh orang
lain .
·
Melihat realitas dan tantangan diatas,mahasiswa
memiliki posisi yang sangat berat namun sangat strategis dan sangat menentukan
.Bukan zamannya lagi untuk sekedar menjadi pelaku pasif atau menjadi penonton
dari perubahan sosial yang sedang dan akan terjadi;tetapi harus mewarnai
perubahan tersebut dengan warna masyarakat yang akan dituju dari perubahan
tersebut adalah benar-benar masyarkat yang adil dan makmur.
Perguruan
dan Pendidikan
- Mengembangkan potensi generasi muda
Potensi
Generasi Muda dapat dikembangkan melalui bidangnya masing – masing agar
tercapai suatu keinginan yang selaras antara Generasi sebelumnya dan Generasi
Baru yang akan mencapai suatu negara yang maju dan sejahtera.
- Pengertian pendidikan dan perguruan tinggi
Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan
proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi
dirinya untuk memiliki ilmu di bidang keinginannya masing-masing agar
bermanfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Sedangkan perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi disebut Mahasiswa sedangkan tenaga pendidikan perguruan tinggi disebut dosen. disinilah seseorang dapat mengembangkan lebih dalam lagi ilmu-ilmu yang telah didapat dari pendidikan sebelumnya (SD,SMP,SMA), yang akan berpeluang besar menggantikan generasi sebelumnya, dan dapat memajukan bangsa dan negaranya.
Sedangkan perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi disebut Mahasiswa sedangkan tenaga pendidikan perguruan tinggi disebut dosen. disinilah seseorang dapat mengembangkan lebih dalam lagi ilmu-ilmu yang telah didapat dari pendidikan sebelumnya (SD,SMP,SMA), yang akan berpeluang besar menggantikan generasi sebelumnya, dan dapat memajukan bangsa dan negaranya.
- Alasan untuk berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi
Mengapa
semua individu khususnya di Indonesia wajib mengenyam pendidikan selama 12
tahun? maka jika tidak, akan terjadi akibat seperti Pengangguran Semakin
Banyak, Generasi Muda tidak ada, perampokan, pembunuhan dan lain sebagainya.
(Menakutkan bukan) faktor: hanya karena pendidikan yang mahal.
Syukurlah pemerintah punya program sekolah gratis selama 9 tahun, “itu
setahu saya karna saat SMA saya masih bayar”. Jadi kesimpulannya mengapa
individu harus mengenyam pendidikan adalah karna setiap individu harus
sekolah Minimal selama 12 tahun agar disaat seseorang beranjak dewasa,
seseorang itu dapat bermanfaat sebagai pemuda yang aktif didalam lingkungan
masyarakat dan akan menjadi Generasi Penerus yang akan menjadi Pemimpin yang
baik mengerti rakyat dan memajukan bangsa ini ke arah yang lebih baik.
Referensi :
http://d3wihandayani.wordpress.com/2012/12/03/pemuda-dan-sosialisasi-tugas-softskill-7/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar